Mengenal macam-macam Jenis Madu dan Lebah Madu

Mengenal macam-macam Jenis Madu dan Lebah Madu

Pada umumnya orang mengetahui madu adalah cairan manis yang dihasilkan oleh lebah. Hal itu benar, namun madu itu berasal dari apa, jenis-jenis madu apa saja, mengapa madu berbeda-beda warna dan kekentalannya, bagaimana proses terjadinya, apakah semua jenis lebah menghasilkan madu, apakah semua madu mempunyai khasiat yang sama, bagaimana cara membedakan madu asli dan madu palsu ? dan masih banyak pertanyaan yang selalu muncul seputar MADU.

Hal ini disebabkan adanya beberapa permasalah diantaranya : kurangnya informasi tentang madu, banyaknya madu palsu yang beredar di pasaran sehingga banyak orang yang apriori terhadap madu dan budidaya perlebahan.

Berdasarkan permasalahan di atas kami ingin menjelaskan satu persatu agar tidak salah dalam membeli madu asli :

Jenis lebah madu :

    1. Apis Cerana ( Lebah Klanceng ), lebah ini hanya hidup di batang-batang kayu, bambu, tanah dan bebatuan. Ukurannya kecil sebesar lalat, tidak bersengat dan menyimpan madu dalam kantong-kantong lilin dalam sarangnya. Karena sedikit menghasilkan madu dan belum ada budidaya secara besar-besaran serta promosi dengan tujuan tertentu mengakibatkan harga madu klanceng luar biasa mahal, walaupun kandungannya tidak jauh beda dengan madu lebah lainnya.

 

    1. Apis Indica ( Lebah Glodok, Lebah Locok, Lebah Local ) lebah ini ukurannya lebih besar dari lalat, bersengat, dan termasuk hewan social seperti halnya lebah-lebah yang sejenis namun bersifat sedikit liar sehingga sulit untuk dibudidayakan secara besar-besaran, biasanya dibudidayakan secara tradisional.

 

    1. Apis Mellifera, lebah ini ukuranya lebih besar dari apis indica, lebih jinak, lebih aktif dan memiliki jangkauan terbang lebih jauh sehingga mudah di budidayakan secara besar-besaran.

 

    1. Apis Dorsata ( Lebah Gung ) lebah ini ukurannya lebih besar dari Apis Mellifera, hidup liar di hutan-hutan, sarangnya terdiri dari satu sisir yang melebar, sifatnya liar sehingga sangat sulit untuk di budidayakan, mengingat semakin tipisnya hutan rimba di Indonesia dimungkinkan semakin mempercepat punahnya lebah jenis ini.

 

Jenis-jenis madu berdasarkan asalnya :

    1. Nectar yaitu cairan manis yang dihasilkan dari bunga tumbuhan, oleh lebah cairan ini di hisap dengan belalainya dan di bawa dalam kantong abdomennya lalu dituang kedalam sel-sel sarang. Tumbuhan penghasil madu adalah randu, sono, kopi, klengkeng, rambutan, kaliandra, mangga, jambu, durian, kelapa, kangkung dan rumput-rumputan.

 

    1. Extra flora yaitu cairan manis yang dihasilkan dari bagian tumbuhan namun bukan dari bunga. Misalnya madu dari pohon karet yang dikeluarkan dari stomata pada ketiak daun, madu ketela pohon yang dikelurkan dari stomata tunas, madu mente yang dikeluarkan dari bagian biji mente. Madu extra flora mempunyai ciri khas bila disimpan di dalam suhu dingin bisa bergranulasi ( mengkristal ).

 

    1. Honeydew yaitu cairan manis yang dikeluarkan oleh hewan-hewan tertentu kemudian dihisap oleh lebah dan dibawa kesarang, Misalnya honeydew dari tunas muda mangga yang dihisap oleh kutu loncat lalu cairan tersebut untuk makanan larva kutu loncat, namun dihisap oleh lebah, jadi sebenarnya lebah adalah musuh alami kutu loncat yang merupakan hama dari mangga.

 

Demikianlah jenis madu dan lebah penghasil madu yang bisa kami jelaskan kepada Anda. Tunggu artikel kami selanjutnya

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *